Postingan

Kemuliaan Para Pekerja

  Maasyiral Muslimin Rahimakumullah, Manusia terlahir di dunia ini dengan rezeki dan nasib yang berbeda-beda. Ada yang terlahir dari keluarga yang kaya raya serba berkecukupan. Adapula dari keluarga papa, yang untuk sekadar kebutuhan makan sehari-hari saja sudah merasa kesulitan. Namun, akhirnya ketika manusia telah dewasa, pada umumnya semua akan dituntut untuk menjadi individu yang mandiri. Tak lagi menggantungkan hidupnya kepada orang tua. Mereka harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup. Terlebih bagi mereka yang telah berkeluarga. Seorang kepala keluarga, berkewajiban untuk memberi nafkah kepada keluarganya. Bahkan, adapula seseorang yang mesti menanggung kebutuhan beberapa generasi sekaligus. Kebutuhan dirinya, istri anaknya, dan juga orang tua yang mungkin sudah tak lagi bisa bekerja. Istilah zaman sekarang generasi sandwich. Namun, bagaimanapun kerasnya hidup harus dijalani. Kita harus berjuang dan bekerja untuk mencari sesuatu yang halal dan agar terhindar dari ...

Waktu Terus Berlalu

  Hadirin jamaah Jumat rahimakumullah Kita perlu menyadari bahwa waktu ini terus berlalu dan tidak akan pernah kembali. Pada kesempatan yang sama, sebetulnya porsi usia kita makin berkurang. Itulah sebabnya penting sekali memanfaatkan waktu sebaik mungkin, lebih-lebih tidak pernah melewatkannya, kecuali berikhtiar mempertebal keimanan dan ketakwaan kepada Allah swt. Iman dan takwa adalah sebagai bekal terbaik kita di dunia ini sebelum harus kembali kepada Sang Khaliq.    Ada satu  maqalah  mengenai pentingnya tidak menyia-nyiakan waktu ini. Sekaligus menjadi pengingat penting untuk kita semua.   لَنْ تَرْجِعَ الأَياَّمُ الَّتِيْ مَضَتْ   Artinya,  "Tidak akan pernah kembali hari-hari (waktu) yang telah berlalu." [Maqalah]   Ini adalah peringatan bagi kita semua khususnya untuk memanfaatkan waktu sebaik-baiknya. Waktu terus mengalir, umur terus berkurang. Melewatinya secara sia-sia tak akan dapat terlunasi selamanya. Har...

Tugas Seorang Muslim Selama di Muka Bumi

  Terdapat tiga tugas utama seorang Muslim selama berada di muka bumi. Ketiga tugas tersebut merupakan pekerjaan besar seorang Muslim di dunia. "Mungkin ada sebagian yang hanya berfokus ke ibadah, seperti sholat, berpuasa, dan lainnya. Ketahuilah, jika dia tidak bekerja atau tidak berupaya memakmurkan bumi, dan tidak pula memperbaiki akhlak, maka telah melanggar perintah Allah SWT," kata Asisten profesor fiqih di Universitas Al-Azhar Kairo Mesir, Hani Tammam, dilansir  Masrawy  Jumat (18/8/2023).  Karena itu, Tammam menerangkan, tiga tugas utama atau tugas besar seorang Muslim di dunia adalah beribadah, menyucikan jiwa (tazkiyatun nafs), dan memakmurkan bumi.  Dalil terkait tugas beribadah kepada Allah SWT, yaitu pada Surat adz Dzariyat ayat 56. Allah SWT berfirman:  وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ  "Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepada-Ku (saja)."  Adapun tugas menyucik...

Sipat Tergesa-gesa

  Sidang Jumat rahimakumullah       Sifat tergesa-gesa merupakan sifat yang kurang terpuji, bahkan termasuk kebiasaan setan. Namun, dalam kondisi tertentu, kita justru dianjurkan untuk melakukannya. Pasalnya, ada beberapa hal yang dalam pandangan syariat memang harus disegerakan atau buru-buru dilakukan. Al-Hafiz Abu Na’im dalam kitab Hilyatul Auliya, Jilid VIII, halaman 78 menyebutkan, setidaknya ada 5 perkara yang dituntut syariat untuk disegerakan alias tidak boleh ditunda-tunda.     Pertama, menyambut dan memuliakan tamu. Menyambut tamu termasuk salah satu sunnah Rasulullah saw. Perintah dan keutamaannya pun cukup banyak diutarakan dalam hadits, di antaranya:     مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ   Artinya, “Siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, maka muliakanlah tamunya,” (HR. Malik). Masyiral Muslimin rahimakumullah, Kedua, mengurus jenazah. Dalam kondisi normal, kita d...

Menata Hati dan Amal

  Siapa pun yang hendak menata laku amalnya, maka harus dimulai dengan menata hati. Namun, ia tidak akan mampu menata hatinya dengan baik, sebelum mengetahui lima hal prinsip tentangnya. Pertama, Allah maha mengetahui apa pun yang tersimpan, yang terbersit, dan dirahasiakan dalam hati hamba-hamba-Nya. Hal itu berdasarkan firman-Nya sebagai berikut ini.   وَاللهُ يَعْلَمُ مَا فِي قُلُوبِكُمْ     Artinya: “Dan Allah mengetahui apa yang (tersimpan) dalam hatimu,” (QS al-Ahzab [33]: 51).   Kedua, Allah tidak memandang rupa, wajah, atau kulit hamba kita. Yang dipandang dari kita hanyalah hati. Hal itu berdasarkan sabda Rasulullah saw: إِنَّ اللَّهَ تَعَالَى لَا يَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ، وَلَا إِلَى أَمْوَالِكُمْ، وَلَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوبِكُمْ وَأَعْمَالِكُمْ، فَمَنْ كَانَ لَهُ قَلْبٌ صَالِحٌ تَحَنَّنَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ عَلَيْهِ، وَإِنَّمَا أَنْتُمْ بَنِي آدَمَ أَكْرَمُكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ  Artinya: “Sesungguhnya Allah tidak ...

Shalat Jumat

  Sholat Jum'at adalah sholat dua raka'at yang dilaksanakan pada hari Jum'at, sebagai pengganti dari sholat Zhuhur, sehingga waktu sholat Jum'at adalah sama dengan waktu sholat Zhuhur, yaitu mulai dari tergelincirnya matahari dari pertengahan langit.   Sholat Jum'at adalah ibadah mingguan yang agung dan penuh keutamaan (fadhilah). Di antara keutamaan sholat Jum'at adalah sebagaimana dijelaskan dalam hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Abu Said al-Khudry. Artinya: “Apabila seorang laki-laki telah bersuci (wudhu) dan ia membaguskan sesucinya (wudhunya) kemudian ia mendatangi sholat Jum'at, ia tidak main-main dan juga tidak berbuat bodoh sampai sholat Jum'at selesai dilaksanakan, maka sholat Jumatnya itu akan menjadi kifarat (penebus atau penghapus dosa) antara Jum'at itu dengan Jum'at berikut. Di hari Jum'at itu ada saat istimewa yang tiada seorang pun yang meminta kepada Allah, melainkan Allah akan mengabulkan permintaannya, dan...

Shalat

  Ma'asyiral muslimin rahimakumullah  Shalat itu adalah tiang agama. Sama seperti bangunan yang kokoh karena memiliki tiang yang kuat, agama seorang Muslim juga akan menjadi kuat jika ia istiqamah dalam menjalankan shalat. Shalat adalah ibadah utama yang menjadi tolak ukur kesalehan seorang Mukmin. Karena itu, menjaga shalat adalah kewajiban yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Allah SWT telah memerintahkan hal ini dalam firman-Nya: حَافِظُوْا عَلَى الصَّلَوٰتِ وَالصَّلٰوةِ الْوُسْطٰى وَقُوْمُوْا لِلّٰهِ قٰنِتِيْنَ ۝٢٣٨ Artinya, “Peliharalah semua shalat fardlu dan salat Wusṭā. Berdirilah karena Allah (dalam shalat) dengan khusyuk.” (QS Al-Baqarah: 238).     Ma'asyiral muslimin rahimakumullah  shalat memiliki peran luar biasa, karena shalat adalah ibadah yang Allah SWT nyatakan mampu mencegah seseorang dari perbuatan keji dan tercela. Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an: وَأَقِمِ الصَّلَاةَ ۖ إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ...